<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
	<channel>
		<title>Retakan on Fast-Response Infrared Heating</title>
		<link>http://warm-ir-fast.com/id/tags/retakan/</link>
		<description>Recent content in Retakan on Fast-Response Infrared Heating</description>
		<generator>Hugo</generator>
		<language>id</language>
		
		
		
		
			<lastBuildDate>Fri, 26 Jun 2026 02:21:34 +0800</lastBuildDate>
		
			<atom:link href="http://warm-ir-fast.com/id/tags/retakan/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml" />
			<item>
				<title>Mengapa kaca retak saat proses annealing</title>
				<link>http://warm-ir-fast.com/id/posts/why-glass-cracks-in-annealing/</link>
				<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 02:21:34 +0800</pubDate>
				<guid>http://warm-ir-fast.com/id/posts/why-glass-cracks-in-annealing/</guid>
				<description>&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;http://warm-ir-fast.com/images/1a5ec48e569a434982d1c9eda9d619d6.png&#34; alt=&#34;Mengapa kaca retak saat proses annealing&#34;&gt;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Pecahan kecil yang muncul di bagian peralatan pengolahan kaca bukanlah sekadar cacat biasa. Hal ini berdampak pada penundaan proses produksi, keperluan untuk melakukan pekerjaan ulang, serta penggunaan energi yang berlebihan tanpa hasil yang memadai. Kaca bisa retak selama proses annealing karena tekanan termal yang melebihi batas yang ditentukan—biasanya disebabkan oleh pemanasan yang tidak merata, atau kondisi konveksi yang tidak stabil. Akibatnya, kaca tersebut harus dibuang, kapasitas produksi berkurang, dan peralatan pengolahan kaca harus digunakan dengan intensitas yang lebih tinggi dari yang diperlukan.&lt;/p&gt;</description>
			</item>
	</channel>
</rss>
